Kamis, 28 Juli 2011

Yuk, pilih-pilih radiator coolant.

Malam, sobat bikers. Karena udah malem, kita ngomongin yang enteng-enteng aja. Masih ngomongin mesin berpendingin air alias radiator. Seperti yang kita semua tahu bahwa tuh radiator sebetulnya bisa diisi pake air (normal) apapun, namun seiring perkembangan zaman kemudian pabrikan menganjurkan bahwa semua radiator diisikan dengan yang namanya radiator coolant, nah ini klo yang sobat perhatiin warnanya biasanya ijo, dulu ada yang merah tapi sekarang kelihatannya ga ada lagi.

Well, sebenarnya cairan apaan sih coolant itu ?

Jawabannya gampang, sob. Coolant itu ya air-air juga, cuman bedanya sudah disuling untuk menjamin air ini bebas mineral yang bisa bikin kerak di sistem kerja radiator. TRus apa lagi? Ya plus ditambahin aditif yang bikin coolant ini bersifat anti karat dan bisa melumasi pompa air dan sukur-sukur thermostat yang ada di saluran. Walaupun sebenarnya sifat anti-karat secara otomatis didapat apabila penyulingan airnya sempurna. Ya biasanya sih pabrikan udah jual dengan merek "genuine"-nya masing-masing.

Ga jadi soal sih, cuman kalo kita pengen pake coolant yang aftermarket gimana? rata-rata sih alasannya supaya bisa lebih ekonomis. Nah yang jadi soal kadang kita suka bingung milihnya sebab di pasaran banyak sekali merk yang ada dan begitu pula dengan variasi harganya.

Begini ceritanya, sebetulnya yang membuat harga coolant tertentu itu mahal (notebene biasanya yang merk luar/impor) adalah kandungan aditifnya yang bernama ethylene glycol. Wooh, apaan tuh? Nah si EG ini fungsinya adalah sebagai modifier titik beku sehingga menyebabkan coolant menjadi mempunyai sifat anti-freeze, contohnya : Prestone ready to use coolant, STP, dll.


coolant merk luar : aditif lebih lengkap
Lha, lalu ada juga yang merek lokalan yang murah meriah seperti contohnya Top 1 dan Megacools. Yup,harga keduanya memang terpaut cukup jauh. Hal ini antara lain disebabkan karena merk lokal biasanya tidak mengandung ethylene glycol, sehingga 80% komposisinya merupakan air yang dimurnikan + aditif lain. Nah, efeknya tentu coolant ini tidak lagi mempunyai fitur anti-freeze, namun sebetulnya hal ini aman-aman saja mengingat negara kita yang beriklim tropis.

Lalu bagaimana dengan kemampuan anti-karatnya, nah ini sebetulnya tergantung kualitas penyulingan dan aditif pengganti. Jika penyulingan baik, maka dengan sendirinya sifat anti-karat akan diperoleh. Namun coolant yag tidak ditambahkan EG cenderung mempunyai performa yang lebih baik dalam menyerap panas, karena EG akan mengurangi specific heat capacity dari air, dan juga ramah lingkungan karena EG merupakan bahan beracun. Jadi dengan menggunakan coolant lokal, non-EG, dapat 3 manfaat sekaligus: ekonomis, ramah lingkungan, performa lebih baik.

coolant pahe, minus ethylene glycol, di daerah Tropis malah OK 
*Saya menggunakan Megacools coolant yang harganya cuma Rp9500,- per 1 liternya, dan so far performanya maknyuss. Tentunya dibarengi dengan maintenance rutin. HARAM mengunakan air biasa/mineral di radiator karena dapat mengakibatkan karat dan endapan.

Nah, gak perlu parno lagi kan? Murah bukan berarti harus murahan, silahkan tinggalkan komentar, bro :D

Related Posts by Categories



Widget by Scrapur

7 komentar:

  1. sampe hari ini belum ganti tu bro coolant'y, masih bawaan pabrik (y*m*lube radiator coolant) umur mongtor baru sekitar 2 bulanan, so far masih wokeh dh :D tp nice inpoh bro...

    BalasHapus
  2. jangan lupa cek ketinggian coolant terus, bro. Mesin lebih adem klo coolant penuh

    BalasHapus
  3. sip bro, sampe rumah ane cek dh tu tinggi air'y...

    BalasHapus
  4. wah ngiri owe.. sayang mesin owe cuma pake AC Alam jadi ga mungkin pake ginian :(

    BalasHapus
  5. @willy : lha, malah lebih oye bro, maintenance free, BMW R 1200 GS juga masih AC alam, nah kalau itu cara perawatannya adalah dengan engine degreaser, pendinginan lebih maknyuss.

    BalasHapus
    Balasan
    1. R1200GS meski silinder pake sirip tp dalamnya udah radiator bro

      Hapus
  6. #ask#Motor yamaha pake coolant keluaran honda ga masalah kan bro?

    BalasHapus