| motor | otomotif roda dua

Jumat, 03 Februari 2012

Ban kecil, Tabloid Motor juga HARUS tanggung jawab !!!

Halo, sobat bikers. Ga kerasa, ternyata heboh ban kecil ternyata mengalahkan heboh siro dan tongkat nidji yang terdahulu, bahkan sampai terjadi "perang dingin" segala.

Sebetulnya trend ban kecil itu udah populer duluu banget pas jamannya posh-posh-an. Eh, ndilalah sekarang sepertinya kok populer lagi. Beberapa orang sangat menyukai aliran modif dengan mengggunakan ban kecil atau juga dikenal dengan sebutan ban cacing ini.

Lalu apa masalahnya ?

*ditayangkan di MotorPlus yg katanya tabloid R2 no1 peduli safety riding. BAH BULLSHIT !!
Begini bro, ane sih OK-OK aja kok kalao tu ban kecil disebut keren buat modif. Tapi tunggu !!! Yang macem ginian ga layak untuk dipakai harian. Ya apalagi alasannya kalau bukan karena membahayakan.

Nek, bahaya nggo kowe dewe ra popo. Malah bagus, mengurangi sampah alay di Bumi ini. Lha nek, nabrak orang piye, cuuk !! Mau nyusul seperti Afriani...??

Modif ban cacing dibilang ganteng ???

Senin, 09 Januari 2012

Cuci helm sendiri yuk, nih dia langkah-langkahnya...

Halo, sobat bikers. Tidak dapat dipungkiri yang namanya helm merupakan piranti sekaligus apparel wajib bagi bikers. Khusus bagi bike-enthusiast apalagi, tentunya ogah pakae helm yang berwujud asal-asalan. Helm juga sudah menjadi apparel tersendiri yang memang membuat pemakainya terlihat lebih ngguanteng.

Nah, tentu ga lucu klo helm keren-keren ga terawat, apalagi sampai bau super asem. Nah, sekarang mulai menjamur tuh cuci helm. sayangnya menurut ane tarifnya masih kelewat mahal 15rb. Tambah lagi waktunya yang lama kurang lebih satu jam.

Kenapa ga nyuci sendiri aja, lebih hemat, bisa tambahin molto pula.

BTW, ini nih langkah-langkahnya (bisa untuk semua helm baik open / full face asal yang sudah berfitur "removable padding") :

Minggu, 08 Januari 2012

Share : Ingin busi lebih awet, rebus dengan air mendidih dulu sebelum digunakan...

Halo, sobat bikers. Yuk kita bicarain busi lagi. Kebetulan pada saat menjelajah Google dan Kaskus, ane mendapat info yang menarik nih perihal busi.

Ternyata busi bekas masih dimanfaatkan kembali dengan cara direbus. Nyeleneh bukan?, ya betul sekali. Busi direbus dengan air mendidih seperti bikin telur rebus. Menurut info dan beberapa pengalaman dari anak skuteris, ternyata proses perebusan ini memperkuat struktur penyekat di dalam busi. Akibatnya memang tidak ada peningkatan performance dari busi namun umur busi bisa meningkat bahkan sampai 5 tahun (busi baru). Dan juga menyebabkan busi bekas bisa dipakai lagi dalam waktu cukup lama.



Pengen tau caranya ?, inilah dia :

Selasa, 29 November 2011

KMI harus lebih bijak, era 2 tak sudah berakhir...

Well, sobat bikers. Cukup geleng-geleng kepala juga melihat ATPM Kawasaki bersikeras mempertahankan Kawasaki Ninja 2 tak-nya sampai dengan tahun 2015. Bagaimana tidak, ketika pabrikan lainnya bahkan sudah mengambil ancang-ancang untuk pindah ke era injeksi 4 tak. KMI malah mengambil langkah mundur.

era 2 tak sudah berakhir
Berakhirnya era 2 tak adalah pasti. Hilangnya mesin 2 tak di Moto GP tahun 2012 ini sudah bisa jadi tolok ukur absolut. Walaupun sebenarnya gejala lain seperti beralihnya kendaran roda 3 bajaj 2 tak menjadi 4 tak juga lambat laun mencapai hampir 80%. Pabrikan Yamaha yang kondang dengan mesin 2 tak-nya pun sudah full beralih ke 4 tak. Juga pabrikan Aprilia yang sudah mengganti semua jajaran produknya dengan mesin 4 tak yakni RS4. Pelan tapi pasti, mesin 2 tak akan punah dengan sendirinya, di beberapa negara yang masih memperbolehkan motor 2 tak memberlakukan pajak 2 kali lipat dibanding 4 tak.

Memang masih ada penikmat fanatik dari 2 tak, namun alangkah baiknya bila semua pihak bersikap realistis. Kalau kata mbah dukun Satar, era 2 tak sudah tamat. Ya, ini fakta. Jangan mentang-mentang tidak ada aturan yang jelas dari pemerintah terkait emisi, lalu pabrikan leluasa menjual mesin 2 tak di Indonesia karena sudah tidak dapat diterima lagi di luar negeri. Siapa lagi yang dirugikan nantinya kalau bukan konsumen... Jangan nanti sudah injury time, pada saat 2 tak dilarang, baru distop produksinya !!!

Rabu, 23 November 2011

Minerva : Motor cina dengan desain terbaik, pabrikan Jepang sm Austria lewat!!

Halo sobat bikers. Kalau kita lihat dunia permotoran sekarang ini mulai kembali bergairah, maksudnya disini tentunya sepeda motor alternatif. Pikiran ane terbawa memori motor Kymco Spike 125 RR ane yang sampai sekarang masih kinclong dan alus bener mesinnya kendati sudah berumur 7 tahun, sayangnya harus terhenti karena pihak ATPM Kymco yang tidak bertanggung jawab.

Rasa-rasanya diluar pabrikan India, Korea, dan Taiwan. Pabrikan motor cina Minerva juga patut diperhitungkan. Diluar kualitas produk yang masih kontroversial, tidak dapat dipungkiri Minerva merupakan pabrikan motor cina yang getol merilis produk yang berdesain ciamik, dan tidak dapat dipungkiri ane selalu suka pemilihan desain motor yang dilakukan oleh minerva walaupun sebetulnya semuanya tidak ada yang dibuat/didesain sendiri oleh Minerva. Semuanya model Minerva telah dirilis oleh pabrikan cina lainnya, namun tetap saja eksotis :D

Minggu, 06 November 2011

Tips pilih bohlam lampu, Bisa hikin lampu tambah terang lho...

Halo sobat bikers. Negara tempat tinggal kita tuh unik banget. Kendaraan bermotor banyak banget, tapi jalanan makin ancur aja, padahal pajak dari kendaraan seharusnya melimpah. Nah, bicara jalan yang ancur dan banyak lobang, kita semua udah pada tau berapa banyak korban jiwa akibat lobang-lobang pemerintah yang tidak bertanggung-jawab itu.

Dan sepertinya efeknya bakal teramplifikasi di malam hari, enggak keliatan broo, apalagi kalau lampu motor kita kurang terang. Nah, beberapa orang mengakalinya dengan membeli lampu HID. Namun, sepengalaman saya, lampu jenis ini selain mahal, ia juga rentan kerusakan. Ya, terutama karena biasanya komponen HID yang dijual buat motor itu buatan Cina, masbro.

Lalu apa efeknya? Nah, ini pengalaman ane memakai lampu HID motor :
1. Sering mati mendadak, relay tidak tahan air.
2. Panas berlebih, reflektor meleleh.
3. Bikin silau orang, kurang safety.

Nah, boleh saja sih beli lampu HID yang agak ribet dan mahal itu, tapi kok ane kurang rekomen yah, kecuali yang sudah dibekali dengan projector. BTW, buat yang mau ngirit, sebenernya lampu standar masih bisa dimaksimalkan terangnya, caranya nggak terlalu sulit :


Senin, 24 Oktober 2011

Pasca wafatnya Simoncelli, siapakah penerus Rossi ?

Tidak disangka-sangka, dan masih kurang percaya juga, sobat bikers. Simoncelli yang digadang-gadang bakal menjadi the next Rossi karena mempunyai banyak kesamaan fisik dan kemampuan serta keberaniannya ternyata malah harus mati muda mendahului Rossi.

MotoGP mungkin bakal berasa sedikit hampa sepeninggalan Simoncelli, Rossi pun terlihat sudah sedikit berkurang kemampuannya seiring bertambahnya usia. Ya mungkin salah satu harapannya adalah adik kandung VR46 sendiri yakni Luca Marini. Seperti apa penampakannya sang adik, cekidot :

adik cowok rossi, terpaut hampir 20 thn

Dugaan kuat New Tiger = VTR bermesin CS1 ?

Well, sobat bikers. Berita permotoran yang paling hot sekarang ini apa lagi kalau bukan Next Motorsport Honda yang disinyalir bakalan digandrungi sejuta umat. Yup, apalagi kalau bukan karena fiturnya yang digadang-gadang bakal ekstra superior. Dari segi sasis pakai tralis, bahkan dari sisi mesin walaupun pakai SOHC 150cc Liquid Cooled, tenaganya bakalan lebih besar dari mesin SOHC 200cc. Super WOW.

old Tiger
Tentunya siapa lagi kalau bukan Mas IWB lewat blognya yang terdepan mengabarkan mengenai info motor sport 150cc terbaru Honda ini.

Minggu, 23 Oktober 2011

Gue masih pengen liat dia balapan :(



God, kenapa harus dia sih yang harus Kau ambil ? *speechless*

Race in Peace my brothers

*) courtesy gambar : inilah.com

Kamis, 13 Oktober 2011

Wow, Ducati makin membuktikan eksistensinya di Indonesia !!!

Tak disangka-sangka, ternyata ane juga mendapatkan press release via e-mail yang dikirimkan oleh Jeng Dessy dari Ducati Indonesia bahwa Ducati akan melebarkan sayapnya ke Makassar.

Wow ... , makin eksis aja nih


"Jakarta  16 Oktober 2011 Setelah membuka dealernya di Surabaya pada bulan Februari, dan Bandung September lalu, Ducati Indonesia akan hadir bagi pecinta Moge di wilayah Indonesia Timur  umumnya dan Sulawesi Selatan khususnya melalui DUCATI MAKASSAR. Dealer DUCATI MAKASSAR yang beralamat di JL. A.P Pettarani No. 53F Makasar 90222 (Tel : 0411-2005088), akan mulai resmi dibuka dan beroperasi pada hari Minggu Tanggal 16 Oktober 2011 yang akan datang.

Sebagai dealer resmi Ducati, DUCATI MAKASSAR, akan menampilkan berbagai varian motor Ducati seperti Ducati Monster, Street Fighter, Superbike, Diavel, Hypermotard, dan Multistrada. Para pecinta Moge tidak hanya akan di manjakan dengan berbagai pilihan Moge Ducati sesuai dengan karakter dan kebutuhan mereka masing-masing, namun juga akan didukung dengan ketersedian After Sales Service bagi motor-motor mereka. Disamping itu, berbagai jenis Aparel dan Aksesoris juga akan tersedia dan dapat di peroleh di Dealer DUCATI BANDUNG ini.

Selasa, 11 Oktober 2011

Sebetulnya yang paling siap bikin V-ixion killer adalah Suzuki..


Well sobat biker, masalah raja motor batangan yang tidak tergoyahkan yakni V-ixion. Tentu saja, si sayap tunggal dengan resourcenya yang melimpahlah yang digadang-gadang bakal bikin gebrakan, yaa apalagi kalau bukan sport naked 150cc full spec yang bisa menggeser V-ixion dari singgasananya.

*The King is still too strong
Sayang seribu sayang, sepertinya memang si sayap ingin memberikan kelonggaran pada pesaingnya / apa ane kurang ngerti sehingga sampai saat ini si pembunuh V-ixion belum juga lahir, malah yang santer terdengar adalah pengganti si raja hutan. Entah belum menemukan mesin yang sesuai atau desain yang pas.

Jumat, 30 September 2011

Siapa bilang motor tromol pelan? Ninja 250 aja bisa sujud menyembah, broo..

Nah, kalau aja ada yang bilang motor dengan perangkat rem tromol dan mesin berpendingin udara itu payah, pelan, dan inferior mending liat ini dulu deh :D

Kamis, 29 September 2011

CBR 250 R vs Ninja 250 R : Motor safety jgn jual dimari, kenceng no.1 titik... (ane cuman bisa miris..)

Halo, sobat bikers. Ane coba ikut urun rembuk kenapa CBR 250 R yang menawarkan keunggulan utama berupa sistem ABS yang cukup canggih dengan sistem kombinasi dan elektronik gagal total merontokkan dominasi Ninja 250 R.

Nggak usah mikir jauh-jauh juga sebenernya udah ketauan dari dulu, simple banget nih -> Tinggal CBR 250 Ri ABS sama Ninja 250 R kencengan mana?


Jelas kencengan Ninja 250 R, makanya Ninja lah yang jadi raja 250 cc. Juga banyak yang beralasan bahwa dari segi performance Ninja 250 R jauh lebih baik daripada CBR 250 R ABS. (sengaja pakai yang ABS supaya head to head dari segi harga). Padahal yang namanya performance itu bukan cuma diukur dari seberapa kenceng tuh motor. Tapi juga aspek pengendalian, user friendly, konsumsi bahan bakar, dan pengereman juga bisa masuk aspek performance suatu motor, kalo nggak percaya tanya aja sama pembalap.

Nah, sebuah piranti ABS di motor mungkin belum masanya masuk ke Indonesia. Hal ini dikarenakan orang Indonesia terbiasa membawa motor bebek sehingga menganggap bahwa piranti ABS itu nggak penting. Jumlah kecelakaan motor yang terjadi setiap hari belum sampai mungkin ke pikiran. Sebagaimana pepatah : "Baru kapok kalau udah ngalamin". Nah, kalo sampe hilang nyawa, kapok sekapok-kapoknya juga percuma.

Selasa, 13 September 2011

Anti Lampu Nyala Siang Hari ? TVS punya solusinya...

Halo, sobat bikers. Masalah lampu nyala di siang hari sampai saat ini masih saja jadi pro-kontra. Ane aja sempet heran kenapa bikers begitu hebatnya berbondong-bondong membuat 2 kubu baik pro maupun kontra. Padahal apa susahnya sih AHO ini ?

Alasan terutama tim kontra adalah karena sistem AHO yang menyebabkan lampu tidak dapat dimatikan, nah masalah timbul ketika motor dibawa masuk ke gang, dikatakan sinar lampu besar yang walaupun dalam posisi low masih bisa menyulut kemarahan warga sekitar yang sedang kongkow/nongkrong. Yah, walaupun ane sampai sekarang pun belum bisa membuktikan tuduhan ini. Well, anyway kebanyakan bikers disini menginginkan tetap ada saklar lampu karena ada suatu waktu dimana lampu "harus" dimatikan karena silau. Titik.

Lalu untuk yang pro berdalih bahwa sesuai perhitungan dan penelitian bahwa sistem AHO yang diaplikasikan hanyalah disebabkan karena pengendara sepeda motor yang kurang peduli, dimana jika masih ada saklar lampu maka pengendara cenderung lupa dan/atau melupakan untuk menyalakan lampu. Ditambah lagi dengan adanya UU resmi, maka AHO dapat menyelamatkan pengendara dari bahaya tilang, sekaligus tentunya meningkatkan keamanan dari bikers itu sendiri terhadap bahaya kecelakaan yang mengintai.

Sebenarnya ane adalah salah satu bikers yang pro terhadap AHO, namun di hati kecil ane, memang ane lebih suka tetap ada saklar lampu. Lha piye sampeyan iki tho ? Kok ora konsisten, ya mana bisa?

Jawabannya bisa !!! Namanya sistem DRL, nah mbah dukun Satar pernah membahas sistem ini. Pada dasarnya DRL dan AHO menyalakan lampu di siang hari agar terlihat. Bedanya sistem AHO blas hanya dengan meniadakan saklar saja, jadi ya yang buat dinyalain di siang hari itu ya sama persis dengan yang biasa dinyalakan pas malam hari.

Kalau dengan sistem DRL bedanya, saklar lampu tetap ada, namun sejatinya tetap tidak ada posisi off. Jika kita memposisikan saklar pada posisi off, lampu DRL akan tetap menyala. Nah, apa itu lampu DRL? Adalah lampu yang dirancang khusus memang untuk menyala terus-terusan di siang hari. Mungkin ada pernah melihat mobil AUDI? Nah, bentuknya tidak harus LED seperti itu, bisa juga tetap lampu utama namun diredupkan 50% dari normalnya. Kalau di mobil, mungkin anda pernah melihat van GMC-nya Metro TV? Nah, lampu depannya pasti nyala terus tapi agak redup. Nah itu dia, pada saat DRL aktif, praktis semua lampu yang tidak perlu seperti lampu kota, lampu panel instrumen (non-digital) dan lampu belakang non-aktif. Hanya benar-benar lampu depan yang diredupkan saja yang aktif. Sejauh yang saya tahu baru Honda New Blade dan TVS Tormax di Indonesia yang sudah memakai sistem ini, cekidot :

1. Tetap ada saklar lampu (saklar posisi off)

posisi saklar : off
hanya lampu depan diredupkan  yang aktif, lampu senja, dashboard, dan lampu kota non-aktif